Di Kelas Bagas yang sekarang Brown Room, dapat bagian untuk perform pada Culture day dengan tematik Australia (tempat si Bagas lahir). Payahnya kita yang dulu pernah tinggal disana tidak dapat menyumbangkan atribut apapun tentang Australia karena memang kita nggak pernah beli apa-apa untuk kita sendiri, yang ada oleh-oleh untuk saudara atau teman di Indonesia.
Tapi nggak papa, karena toh guru-guru di Highscope cukup kreatif untuk menciptakan penyuasanaan Australia dengan membuat Sidney Opera House sendiri dan mencoreng-moreng anak muridnya yang intinya lebih menyerupai suku Aborigin tapi yang ada kayak Santa Claus yang habis masuk ke cerobong asap, tapi yang penting meriah dan lucu....


that's my Dad....

